27 June 2014

Travel Guide to Tanjung Balai Karimun

Karimun is a small island in the Riau Islands province of Indonesia. It is also the name of a group of islands and regency (kabupaten) to which it belongs.

Karimun is located just off the east coast of Sumatra, west of Batam and to the southwest of Singapore. It is the furthest west of the Riau Islands.

Its proximity to Singapore has made the islands quite affluent and busy. Its main town, Tanjung Balai is a bustling port town with a lot of commerce, boosted by tourists from Singapore and Malaysia.

There is unfortunately a downside to the bordertown boom. Like Batam and Bintan, Karimun is a favourite haunt for males from Singapore and Malaysia looking for cheap sex, often with underaged girls.

Penguin (Tel: +62-777-324300 in Tanjung Balai; +65-62714866 in HarbourFront) and Indofalcon (Tel: +65-62783167 in Harbourfront) ferry companies operate ferries between Tanjung Balai and Singapore's HarbourFront Centre. Between them, they run 3 trips on weekdays (From HarbourFront: 0800, 1420 and 1820. From Tanjung Balai: 0730, 1100 and 1700), increasing to 6 trips on Saturdays, Sundays and public holidays (From HarbourFront: 0800, 0950, 1225, 1420, 1625 and 1820. From Tanjung Balai: 0715, 0945, 1130, 1315, 1530 and 1700). From Singapore, tickets cost S$43 return before Indonesian port taxes or Rp 110.000 one-way before port taxes (Rp 20.000) from Tanjung Balai. Journey time is about one and a half hours.

Please note that the two companies' code-sharing agreement allows you to board any ferry at Tanjung Balai for the return leg to Singapore only if you hold a return ticket that was purchased in Singapore. If you buy your ticket in Tanjung Balai, you can only board the ferry of the company from which you buy the ticket.

From Malaysia

Several companies operate frequent ferries between Tanjung Balai and Kukup, pontian in the southwestern part of Johor.

* MV Ocean Indoma ferries leave Kukup at 1145 and 1700. From Tanjung Balai, ferries leave at 0930 and 1430.
* New ferry service operated by Esnergy Enterprise Sdn. Bhd. (Tel: +60-7-4288181 in Batu Pahat, +62-777-324355 in Tanjung Balai) links Tanjung Balai and Batu Pahat, the 2nd largest city in Johor State. From Batu Pahat, ferries depart at 0900, 1200 and 1500. Tickets cost RM70/95 one-way/return (excluding RM10 port tax/boarding fee). From Tanjung Balai, ferries leave at 0800, 1100 and 1400 and cost Rp 170.000/240.000 one-way/return (excluding Rp 10.000 port tax/boarding fee).

See

* Baitul Karim Mosque, Tanjung Balai.

* Vihara Cetiya Vidya Sagara 朱王庙, Jalan Jenderal A. Yani, Meral. This chinese temple was built in 1926.

* Vihara Sasana Diepa 妈祖宫, Jalan Jenderal A. Yani, Meral.

* Palawan Beach, a beautiful beach. There is a nice small restaurant under the palm trees, overlooking the sea. On Sundays and holidays, it is a popular destination for the locals.

* Pongkar Beach, another nice and beautiful beach. It's very refreshing and relax place that you have to visit when you are in Karimun

* Waterfall usually call Air Terjun, climbing to the top of the waterfall. Have a nice and clear water, barbecue at there, etc... Really fun :D

Sleep

* Paradise Hotel: Jalan Setia Budi Tg.Balai/K, Kepri - Indonesia. Reflecting a warn, friendly ambience make you feel at home. For advance booking: +62-777-23111, 23222, 23333, 23555. http://www.paradise-karimun.5u.com

* Mirama Hotel: Jalan A.Yani No.08 (Sei Lakam) Tg.Balai/K, Kepri - Indonesia. A beautiful and well designed hotel with good quality of services. For advance booking: +62-777-325818, 325828.

* Gabion Hotel: Jalan Nusantara No. 45, Tanjung Balai. Close to the ferry terminal but hotel offers complimentary terminal pickup and drop off. Tel: +62-777-326222, 326250, 31874. Prices from S$22 or Rp. 120,000 inclusive of breakfast.

* Horizon, Jl Setia Budi, ☎ +62-777-324008. '''US$13''' or Rp120000. edit

* Holiday Karimun Hotel: Jalan Trikora Laut No. 1 Tanjung Balai (very near to the ferry terminal). Tel: +62-777-21065. Between Rp. 160.000 and Rp. 350.000.

* Maximillian: A new hotel opened, it is 7 storeys high, offers a karaoke lounge and much more. Tel: +62-777-328028 email: maximillian@telkom.net Between S$28 and $S68.

* Paragon Hotel: Jalan Trikora No. 38D, Tanjung Balai (about 200m from the ferry terminal in the heart of Tanjung Balai, straddling one block between Jalan Trikora and Jalan Nusantara). Tel: +62-777-31488. Said to be the best hotel in Tanjung Balai. Between S$25 and S$40.

* Padi Mas Hotel: Jalan Pertambangan, Tanjung Balai (About 1-2Km from the ferry terminal).

* Victoria: Next to Gabion Hotel.Tel:+62-777-325777. Between Rp.130,000 and Rp. 180,000

* Wisma King Star, Jl Setia Budi, ☎ +62-777-22348. S$20 / Rp:120000. edit

* Hotel View Jalan Nusantara No.127 B, Tanjung Balai Karimun-kepri,Indonesia. A 5 storeys Hotel, located near to many local outstanding Restaurants. Awesome services with economy prices from as low as S$18-S$25 or Rp.130,000-Rp.180,000 inclusive of breakfast(prices many varies). For more Information, please contact:+62-777-327687,27689.

Pub & Karaoke
* Satria : Jl. Tengku Umar Tanjung Balai Karimun
* Wiko Hotel, Pub & Karaoke : Jl. Setia Budi Tanjung Balai Karimun

Plug in your cup. Now is your chance to shine to the world!
Find your friends. Facebook will next ask you to search your email account for a variety of friends. You are welcome to do this at this time, or click Skip this step and message ticket now.
enjoy

07 June 2014

Cari Teman | Facebook Cewek Tanjung Balai Karimun

Hampir setiap hari Saya selalu membuka facebook, untuk melihat aktifitas teman dalam fb sepertinya Anda juga tidak jauh berbeda dengan Saya.   bermain Facebook membuat Saya jadi +teman, dapat juga melihat foto-foto keseharian mereka.



ilustrasi


Koleksi foto facebook yang mereka upload membuat darah saya harus berdesir karena sebagian cewek yang berpose seperti lagaknya photo model, kebanyakan mereka justru memamerkan tubuhnya bila mereka memotret diri sendiri mengunakan camera handphone yang dipegangnya.



05 June 2014

Tepat Hiburan Malam Tanjung Balai Karimun Tutup

Tanjung Balai Karimun
- Menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan Pemerintah Kabupaten Karimun mengeluarkan larangan sejumlah tempat hiburan malam seperti discotik, pub, karaoke, dan pantai pijat tutup mulai 27 Juni 2014. Jika ada yang bandel tetap membuka, pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun akan menindak tegas.

Pemerintah setempat sudah berkoordinasi dengan Polres Karimun dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan pengawasan. Meski demikian pihaknya peran masyakarat untuk melaporkan, jika ada tempat hiburan malam seperti ini yang masih buka selama bulan ramadhan, apalagi menyelenggarakan kegiatan maksiat.

Meski tegas melarang, tapi Perda ini tetap tak menjamin hiburan malam tidak ada yang buka di bulan ramadhan. Karena mengacu Pasal 30 ayat 2 dan 3 Perda ini, masih ada celah bagi pengelola hiburan karaoke, musik hidup atau live music serta biliar, asalkan buka mulai pukul 9 malam hingga pukul 2 dini hari. Bahkan semua larangan tidak berlaku jika fasilitas hiburan malam ada di dalam hotel.

Tak hanya di Tanjung Balai Karimun, di beberapa daerah khususnya wilayah Kab. Karimun, penertiban tempat-tempat hiburan malam menjelang ramadhan juga berlangsung.  Razia digelar pihak kepolisian setempat, dengan target kafe-kafe dan tempat karaoke, serta arena judi dan maksiat lainnya. (messieXpost)

29 May 2014

Girl Tanjung Balai Karimun

Gadis ini Sekarang bekerja disalah satu Pub Tanjung Balai Karimun, ramah, supel membuat setiap tamu yang datang menjadi betah. Siapa dia? bergabung di akun facebook menjadi pilihan Anda.  Profilenya ada ditautan dihalaman ini.

ilustrasi


Wanita memang sering bekerja sebagai publik figur, seperti para wanita ini harus rela menjadi model yang begitu menyesakkan nafas, dan sudahkah Anda mempersiapkan sabun?

13 October 2010

Karimun Regency

Sejarah Kabupaten Karimun

Karimun - Kepri
Dahulu, Karimun berada di bawah kekuasaan kerajaan Sriwijaya hingga keruntuhannya pada abad ke-13, dan pada masa itu pengaruh agama Budha mulai masuk. Hal ini dibuktikan dengan adanya Prasasti di Desa Pasir Panjang. Pada masa itu disebutkan Karimun sering dilalui kapal-kapal dagang hingga pengaruh Kerajaan Malaka (Islam) mulai masuk tahun 1414.

Pada tahun 1511 Malaka jatuh ke tangan Portugis, saat itu Sultan Mansyur Syah yang memerintah memberi larangan pada keturunan raja-raja untuk tinggal di Malaka, dan mendirikan kerajaan-kerajaan kecil, lalu muncullah kerajaan Indrasakti, Indrapura, Indragiri, dan Indrapuri. Sementara itu banyak rakyat Malaka yang tinggal berpencar di pulau-pulau yang berada di Kepulauan Riau termasuk Pulau Karimun. Sejak kejatuhan Malaka dan digantikan perannya oleh kerajaan Johor, Karimun dijadikan basis kekuatan angkatan laut untuk menentang Portugis sejak masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah I (1518-1521) hingga Sultan Ala Jala Abdul Jalil Ri’ayat Syah (1559-1591).
Pada kurun waktu 1722-1784, Karimun berada dalam kekuasaan Kerajaan Riau-Lingga dan pada masa itu daerah Karimun, terutama Kundur dikenal sebagai penghasil gambir dan penghasil tambang (seperti : timah, granit, dll) dan Karimun berkembang menjadi daerah perdagangan serta mencapai kejayaan pada masa pemerintahan Raja Ali Haji.

Jauh sebelum ditandatanganinya Treaty of London, Kerajaan Riau-Lingga dan Kerajaan Melayu dilebur menjadi satu sehingga semakin kuat dengan wilayah kekuasaan meliputi Kepulauan Riau, daerah Johor dan Malaka (Malaysia), Singapura dan sebagian kecil wilayah Indragiri Hilir. Setelah Sultan Riau meninggal pada tahun 1911, Pemerintah Hindia Belanda menempatkan amir-amirnya sebagai District Thoarden untuk daerah yang besar dan Onder District Thoarden untuk daerah yang agak kecil. Pemerintah Hindia Belanda akhirnya menyatukan wilayah Riau-Lingga dengan Indragiri untuk dijadikan sebuah karesidenan yang dibagi menjadi 2 (dua) Afdelling, yaitu : Afdelling Tanjungpinang dan Afdelling Indragiri.

Berdasarkan Surat Keputusan delegasi Republik Indonesia, provinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1950 No. 9/Deprt. menggabungkan diri ke dalam Republik Indonesia dan Kepulauan Riau diberi status daerah Otonom Tingkat II yang dikepalai oleh Bupati sebagai kepala daerah dengan membawahi 4 (empat) kawedanan sebagai berikut :
  • Kawedanan Tanjungpinang meliputi wilayah Kecamatan Bintan Selatan
  • Kawedanan Karimun meliputi wilayah Kecamatan Karimun, Kundur dan Moro
  • Kawedanan Lingga meliputi wilayah Kecamatan Lingga, Singkep dan Senayang
  • Kawedanan Pulau Tujuh meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur

Kemudian berdasarkan Surat Keputusan No. 26/K/1965 dengan mempedomani Instruksi Gubernur Riau tanggal 10 Februari 1964 No. 524/A/1964 dan Instruksi No. 16/V/1964 dan Surat Keputusan Gubernur Riau tanggal 9 Agustus 1964 No. UP/247/5/1965, tanggal 15 November 1965 No. UP/256/5/1965 menetapkan terhitung mulai 1 Januari 1966 semua daerah Administratif kawedanan dalam kabupaten Kepulauan Riau dihapuskan.

Pada tahun 1999, berdasarkan UU No. 53 Tahun 1999 Kabupaten Kepulauan Riau dimekarkan menjadi 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Kepulauan Riau, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Natuna. Akhirnya, Karimun diresmikan sebagai kabupaten yang berdiri sendiri dengan terdiri dari 3 (tiga) wilayah kecamatan, 6 (enam) kelurahan, dan 24 (dua puluh empat) desa.

Selanjutnya, berdasarkan Peraturan Daerah No. 16 Tahun 2001, Kabupaten Karimun dimekarkan menjadi 7 (tujuh) wilayah kecamatan dengan 19 (sembilan belas) kelurahan dan 25 (dua puluh lima) desa. Setelah itu Karimun mengalami pemekaran menjadi 9 kecamatan dengan 22 (duapuluh dua) kelurahan dan 32 (tigapuluh dua) desa.

Kemudian pada Tahun 2012, berdasarkan Perda No. 02 Tahun 2012, bulan Juli 2012, wilayah Kabupeten Karimun kembali mekar menjadi 12 (dua belas) kecamatan, dengan 42 (empat puluh dua) desa dan 29 (dua puluh sembilan) kelurahan. (lihat laman wikipedia)


LAMBANG Kabupaten Karimun

Lambang Kabupaten Karimun

VISI Kabupaten Karimun

“Terwujudnya Kabupaten Karimun yang Maju dan Berdaya Saing Berlandaskan Iman dan Taqwa”

MISI Kabupaten Karimun
  • Meningkatkan dan memeratakan ketersediaan infrastruktur daerah yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pelayanan masyarakat;
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya guna berlandaskan iman dan taqwa;
  • Mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi yang terpadu dengan ekonomi berbasis kerakyatan;
  • Memaksimalkan kualitas pelayanan publik; dan
  • Mengelola sumber daya kelautan dan pulau-pulau kecil secara terpadu dan berkelanjutan

MOTTO Kabupaten Karimun
  •  Kerja Amanah
  • Kerja Keras
  • Kerja Cerdas

4 (empat) AZAM Kabupaten Karimun 
  1. Azam Peningkatan Iman dan Taqwa.
  2. Azam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
  3. Azam Pembangunan Ekonomi yang berdimensi Kerakyatan.
  4. Azam Pengembangan Seni dan Budaya

Bupati Kabupaten Karimun

Muhammad Sani (2001-2005)

Nurdin Basirun (2005-2015)

Aunur Rafiq (2015-sekarang)



Pesona Wisata Pulau Tulang Karimun Kepri

Pesona Sunset - Pulau Tulang terletak 5 km diseberang selatan kota Tanjung Balai Karimun. Untuk mencapai Pulau Tulang, Anda dapat mengguna...